29 Januari 2020

Kalau boleh sedikit mellow, momen paling membahagiakan itu datang juga di akhir Januari. Bukan karena saya berulang tahun, sudah lama saya lupa caranya merayakan ulang tahun,tapi karena Alloh sang Maha Punya Hidup ngasih banyak banget berkah.

Kopi Pandjer yang gw seruput belum juga habis, gw super galau hari itu. Laptop nyala, Hape nyala tapi ga ada satupun layar yang bisa bikin gw semangat hari itu. Dan kocaknya semua layar buka situs JobStreet. Ya,hari itu gw mencoba nyari cara gimana bisa punya kesibukan setelah sekian lama hanya satu dua job yang mampir.

Rejeki Anak Soleh...eh

Entah kenapa siang itu gw buka videonya temen sekampus yang sekarang sudah jadi orang tenar, Soleh Solihun. Gw inget ini orang dulu sering galau ‘Mau jadi Apa?’ sampe saking seringnya galau begitu, dia pun akhirnya bikin film ‘Mau Jadi Apa?’. Hahaha…

elum selsai video kedua gw tonton, HP gw bunyi, telpon dari Deva, Producer Ada Film, waduuuh ada apa, pikir gw. Tak disangka, storyline yang gw kirim entah kapan ternyata berbuah manis. Klien yang gw pikir ga tertarik sama konsep gw ternyata approve. Alhamdulillah. Beneran ga nyangka. Ga nyangka banget karena pas pitching dulu gw berhadapan sama beberapa PH besar yang juga bawa sutradara besar buat klien. Asli, gw hampir ga percaya diri bisa menang waktu pitching. Belum pernah gw menang lawan PH dan director besar. Belum lagi beberapa minggu sebelumnya gw juga baru kalah pitching klien yang serupa. Wah ini sesuatu banget.

Belum selsai keterkejutan gw saat itu. Es lemon tea langsung habis gw sedot. Dinginnya masih tersisa di tenggorokan. Telpon kedua masuk. Kali ini dari om Anto Tanjung, temen director gw dulu di job Depo Bangunan. Di awal pembicaraan gw setengah ga konsen menanggapi obrolan om Anto. Gw pikir dia sekedar mau menceritakan pengalaman dia kemarin malam ketemu teman lama kita. Satu kalimat yang bikin konsentrasiku tersedot penuh. Ternyata Om Anto malam sebelumnya ketemu dengan Pak Ravi…deng deng.

Sontak saat itu juga gw konsen penuh ke obrolan om Anto. Ada apa dia ketemu Pak Ravi?

Om Anto cerita, dia dipertontonkan film yang baru selesai digarap Pak Ravi. Gw ga mikir macem macem. Gw menyangka pasti Pak Ravi mau ngomongin filmnya om FIndo. Beliau emang sering banget kerjasama Pak Ravi di film horor. Ternyata gw salah sangka. Pak Ravi mempertontonkan film gw ke Pak Anto. Waaaaah. Gw sempet aga jiper…tapi ternyata Pak Ravi memuji film gw dia paham kesulitan yang terjadi sebelumnya. Dia suka pendekatan gw yang berbeda di film Kuyang. Dan film itu pun sudah dilisting ke 21 oleh pak ravi untuk tayang bulan April. Ya Alloh, kaya mimpi di siang bolong. Gw speechless. Ga banyak yang bisa gw omongin selain alhamdulillah.

 

Gembira Boleh Dong

Di tengah kegembiraan luat biasa itu proses Shooting salah satu Bank Nasional ini dimulai. Gw harus membentuk tim gembira. Mood gw lagi bagus…lalu mulailah gw mencari tim gembira. Guguy, teman yang pertama gw kontak. Hampir ga pernah gw bikin video yang keren tanpa dia. Lalu Win Win, astrada yang bantu gw di S26, Haris, lalu muncul Lydia, Opik, Ryan, Pak Mul dan sederet kru lainnya yang emang sering menemani perjuangan ini. Alhamdulillah tim sudah lengkap.

Soleh pun gw telpon untuk memastikan job jalan dan kamipun bertemu membahas ide. Pertemuan dengan SOleh pastinya dibumbui memori memori masa lalu di kampus. Cerita cerita teman lama yang kini sudah sukses dimana mana. Luar biasa. Soleh bahkan membantu mempertemukan dengan pemilik properti utama pendukung manisnya konsep cerita video ini.

Pagi hari shooting day.Gw aga tergesa menuju lokasi karena hujan kecil ga berhenti bagai mengandung formalin. Sampai di basecamp sesosok motor ganteng sudah terparkir manis. Triumph Scrambler 1200 XE…mati lu…motor seharga 540 jt broooo. Ajiiiib. Sebagai orang kampungan pengendara Vario butut jiwa norak gw tergugah.

Motor Keren Shooting Lancar

Motor keren bukan cuma satu kegembiraan gw di lokasi shooting. Pak DIrut yang ga mau dipanggil bapak pun teryata kocak banget di lokasi. Banyak kegembiraan terjadi. Bahkan Chief, begitu Pak Dirut ingin dipanggil, pun rela menggeser jadwal pribadinya untuk kelancaran shooting. Luar biasa.

Kami terus membangun suasana shooting yang luar biasa happy ini. ketatnya waktu yang tersedia. Dari mulai set lokasi sampai ke kakunya protokoler khas petinggi bisa dilalui dengan lancar. Hampir ga ada kesulitan yang berarti yang terjadi di lokasi. Salut luar biasa juga sih dengan tim klien yang luar biasa solid dan supportif. Sampai set cafe yang kami buat dadakan pun diminta untuk dijadikan permanen oleh klien…hahaha.

Alhamdulillah Shooting luar biasa ini berakhir bahagia. Luar biasa terimakasih gw ke tim semua. Tim kawanlama yang terus berkarya, Yang terus percaya kalau kita bisa. Saya hanya bisa mengucap syukur, Kalian gw inget karena menemani gw selalu bahkan di masa sulit. Bravo tim kumakami.

× Chat Us